English RSS HTML Peta Situs
DPRK Aceh Barat akan Tindaklanjuti Raqan Perlindungan Anak

Meulaboh - DPRK Aceh Barat menyatakan akan menindaklanjuti proses legislasi Rancangan Qanun (Raqan) Perlindungan Anak yang sudah selesai perumusannya. Kemungkinan Raqan tersebut akan diajukan melalui hak inisiatif setelah selesai pembahasan d tingkat komisi.

Pernyataan ini disampaikan Ketua Komisi D DPRK Aceh Barat di Gedung DPRK Aceh Barat, Senin (8/3/) saat bertemu tim advokasi Raqan Perlindungan Anak yang berasal dari gabungan akademisi dan praktisi anak dan perempuan, serta serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Flower dan Yayasan KKSP (Pusat Pendidikan dan Informasi Hak Anak).

"Kami sangat mengapresiasi adanya Raqan Perlindungan Anak yang sudah lengkap dan sudah dalam bentuk naskah akademik ini. Raqan ini akan dibicarakan secara internal dan berupaya diajukan melalui hak inisiatif dan selanjutnya diteruskan kepada badan legislatif yang sudah terbentuk tahun ini," ujar Zainal Abidin yang didampingi anggota komisi Taufik Ali.

Dalam kesempatan itu, Taufik Hidayat, Project Coordinator KKSP Aceh menyatakan, tim advokasi memandang Raqan Perlindungan Anak ini sangat penting untuk segera disahkan ...

Berita Lainnya
Kasus Pecabulan Dominasi Kasus...
Sabtu, 27 Februari 10 | 70 kali dibaca » redaksi

Medan - Kasus-kasus mengenai masalah anak yang terjadi di Sumatera Utara (Sumut) sebagian besar didominasi masalah pencabulan dan pemerkosaan. Persentase terbesar kedua mengenai masalah rebutan ...

Penanganan Anak Jalanan Harus ...
Senin, 22 Februari 10 | 120 kali dibaca » redaksi
Medan - Penanganan berbagai persoalan yang dialami anak jalanan di Indonesia harus dilakukan secara integral dan komprehensif dan mengembangkannya berdasarkan Child Right ...
Pra-launching Buku The Bamboes...
Rabu, 10 Februari 10 | 35 kali dibaca » redaksi

Medan - Vita Lestari Nasution tersenyum senang saat menerima buku berwarna coklat tua itu. Kepala Biro Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Keluarga Berencana, Provinsi Sumatera Utara ...

Media Online
Jurnalis Peduli Anak Gelar Diskusi Perkuat Po...
27-Feb-2010 | 25 kali dibaca » Media Online

Starberita-Medan, Guna menertibkan peliputan acara untuk anak serta keberadaan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) yang dinilai "lembek", Forum Jurnalis ...
 KASUS PENCABULAN DOMINASI PERSOALAN ANAK DI S...
 Kasus Pencabulan Dominasi Kasus Anak di Sumut...
 Duh, Perkosaan Anak Makin Memprihatinkan...
 Hampir 50 Persen Anak Indonesia Kekurangan Za...
 Remaja terjerat narkoba karena pelarian...
 Sistem pendidikan formal & pasar kerja be...
Kolom Opini
Menelaah Constitutional Obligation Pemerintah dan Privatisasi Pendidikan di Indonesia

Privatisasi dan Bisnis Pendidikan


Perkembangan kebijakan pendidikan di Indonesia dewasa ini juga sangat sarat dengan privatasi dan bisnis, salah satunya ditandai dengan adanya pembagian jalur pendidikan menjadi 2 (dua) jalur, yaitu pendidikan formal mandiri dan pendidikan formal standar. Pembagian dua jalur pendidikan ini,  bukan saja berdasarkan  kelas sosial dan ekonomi, namun juga atas dasar kemampuan akademik, sehingga akan menimbulkan asumsi bahwa .....

Menelaah Constitutional Obligation Pemerintah dan Privatisasi Pendidikan di Indonesia

Pemerintah dan Constitutional Obligation terhadap Pendidikan

Meskipun sudah merdeka lebih dari setengah abad, tetapi mutu pendidikan Indonesia dapat dikatakan masih sangat rendah dan memprihatinkan. Hal tersebut setidaknya dapat  diketahui dengan melihat 2 (dua) indikator sekaligus, yaitu indikator makro seperti pencapaian Human Develompement Index (HDI) dan indikator mikro seperti misalnya kemampuan membaca. Hasil studi penelitian yang dilakukan oleh Vincent Greanery .....

Pustaka
The Bamboes, Suara Merdeka dari Jalanan

Kerasnya kehidupan di jalanan, tidak mematikan kreativitas anak-anak yang hidup di sana. Di Medan, anak-anak jalanan membentuk sebuah kelompok musik The Bamboes. Eksistensi mereka di jalanan ditandai dengan sejumlah penghargaan.

Keunikan The Bamboes terutama karena kelompok ini menjadi sebuah identitas untuk semua anak jalanan di Medan. Keanggotaannya bersifat sukarela, tidak terbatas pada mereka yang mendirikan kelompok itu.

Alat-alat musik yang digunakan adalah ...
Buku Saku Pencegahan Perdagangan Anak - Dewasa

Persoalan perdagangan anak merupakan tanggungjawab Negara untuk menyelesaikannya. Namun pada sisi lain, masyarakat memiliki hak untuk berpartisipasi aktif dalam melakukan penghapusan perdagangan anak. Melakukan penghapusan perdagangan anak bukan saja menangani anak-anak yang menjadi korban perdagangan anak, namun juga melakukan pencegahan agar anak-anak tidak diperdagangkan. Diantara langkah pencegahan adalah melakukan pendidikan penyadaran kepada masyarakat tentang perdagangan anak dan bahayanya bila anak-anak ...
Buku Saku Pencegahan Perdagangan Anak - Sebaya

Persoalan perdagangan anak bukan saja persoalan yang akan di selesaikan oleh orang dewasa, tetapi remaja juga bisa ikut andil dalam melakukan pencegahan terhadap perdagangan anak, terutama terhadap teman sebaya.

Melalui buku saku ini remaja bisa mengetahui seberapa besar bahaya perdagangan anak bagi kehidupan dan masa depannya.

Buku saku ini menjelaskan secara sederhana dan gampang untuk dimengerti tentang pengertian perdagangan anak, ...
Agenda
Jambore Kampung Anak 2010
Dilaksanakan pada tanggal 4 Februari s/d 7 Februari 2010 bertempat di Bumi Perkemahan PTP VII Sibolangit. Tema "Anak Melakukan Sesuatu untuk Menyelamatkan Bumi dari Kerusakan".

Workshop Pembentukan Sistem Monitoring Desa untuk Mencegah Perdagangan Anak
Dilaksanakan pada tanggal 22 - 23 Desember 2009 bertempat di Gedung BP-PNFI Regional I Tanjung Sari Medan.

Karnaval Tamfaran
Karnaval Tamfaran (Team Fasilitator Remaja Medan) Dalam Rangka Memperingati Hari Anti Perdagangan Anak Sedunia Yang Jatuh Pada Tanggal 12 Desember. Dilaksanakan pada tanggal 19 & 21 Desember 2009 bertempat di SMA CERDAS MURNI Jl. Beringin No.33 Pasar VII Tembung, Kec. Percut Sei Tuan Kab. Deli Serdang.

Statistik Website
Pengunjung Hari Ini : 19
Total Pengunjung : 117277